Hari hariku mulai terlalui bergandengan dengan kanker.
Tidak mudah, pastinya…..
walaupun bisa dibilang, masih banyak yang bisa aku syukuri dalam hidup berbagi dengan si kanker yang ngendon ditubuhku.
Tiada satu haripun yang aku jalani tanpa ‘perang’ melawannya.

Kalau saja ada yang menanyakan : kayak apa sih rasanya? rasa sakitnya?
Maka aku akan menjawab : pokoknya Mc.D atau 7 eleven kalah deh, sakit yang aku rasakan itu 24hours a day dan 7 days a week……
(bener khan? gak ada hari yang terlalui tanpa ‘perang’ dengan si kanker ini).

Apa yang aku lakukan untuk menghilangkan atau paling tidak mengurangi rasa sakit yang aku rasakan ini?
Tentu saja dokter telah membekaliku dengan obat2an anti sakit ( pain killer) berupa morfin ( dan akhirnya diganti dengan tremadol)
namun, ternyata maag ku sangat bermasalah, gak tahan dengan morfin maupun tremadol.
Pernah terjadi, ketika rasa sakitku sudah gak tertahankan lagi, aku meminum morfin, daaaan………apa yang terjadi?
Huhuhuhuhuuuuu…………aku rasanya hampir mati, aku rasanya sekarat.
( memang pernah ngerasain sekarat??)
Sempat juga sih kepikiran, kayak gini kali ya, orang orang bilang yang namanya sakaw karena ngedrugs ……hiiii, bener bener serrreeemmm bow………

Keringat dingin mengucur dengan deras, kepala rasanya kosong, seolah melayang, tangan dan kaki kesemutan dan gak bisa digerakkan, sulit untuk bernafas, begitu juga mulut sampai kaku gak bisa bicara, utamanya lagi, dada ini terasa ditonjok tepat di ulu hati……….
Hingga akhirnya aku menemui dokter, dan pain killer ku diganti dengan tremadol.

Namun, lagi lagi si tremadol ini juga gak cocok untukku……..
Maagku lagi lagi gak kuat untuk menerima obat ini.
Daaaann……….drama satu babak yang aku alami bersama si morfin, kembali terulang…
Oh, Tuhan…..aku sudah tidak sanggup lagi, kalau harus meminum salah satu atau keduanya.

Lantas…………apa dong yang harus aku minum atau lakukan ketika rasa sakit yang luar biasa menyerangku?


Satu satunya cara yang aku lakukan sampai saat ini adalah, bernafas.
Ya, benar……bernafas.
Tentunya bernafas dengan cara yang benar, yaitu menarik dan mengeluarkan nafas perlahan melalui hidung, sambil aku juga berlatih pernafasan yoga.
Yang ternyata sungguh sangat baik untuk mengurangi rasa sakit, walaupun tidak instant.
Tapi kita semua toh tahu bahwa apapun itu, selalu perlu proses.

Ya, benar ……….aku masih dalam proses untuk mampu mengontrol rasa sakit yang aku rasakan setiap waktu.
Istilah kerennya aku masih dalam proses “how to manage the pain by self healing”.

Salam

NB :
berita baiknya, ternyata aku sudah mahir mengontrol rasa sakit ini HANYA dalam waktu 2 bulan, hebat khan??
Alhamdulillah, semuanya hanya karena izin Allah swt juga ,aamiin.

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

One response »

  1. […] pengalihan rasa sakit yang selalu aku rasakan setiap saat. Karena seperti yang pernah aku tulis disini, bahwa aku membutuhkan pengalihan rasa sakit pada tubuhku yang dijajah si kanker ini, karena […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s