25 April 

Duh, hari ini kok rasanya dunia mau runtuh…..
Capek badan dan otak, bosen, capek, lelah lesu, butek, kepala dan hati kok kayak yang kosong melompong gituh,
gak bisa mikir lagi rasanya, sakit hati, runyam dan lain lain dan sebagainya……..
Huuuuh……….masalah kok ya gak selesai selesai…….apa maunya cobaaaa???
*gemeeeeessszzzz campur jengkel juga sediiihh………*
Dari pagi sudah coba sih bicara baik baik, tapi kan kalau orang nya gak mau dengar dan akhirnya saling teriak menyalahkan……..mau apa lagi coba????

Tensi lagi lagi naik sampai 150/100……padahal bulan februari kemarin, aku jatuh di kamar mandi dan di opname 3 hari karena jatuh.
Waktu itu tensiku 170/100, dan waktu di opname kok ya malah turun drastis banget sampai 50/70………..
Duuuuh….penyakitan banget sih yaaa…..

Ternyata benar yang orang orang bilang, ketika tensi naik, bisa stroke apalagi ini, pakai  jatuh di kamar mandi segala….
Nah, aku waktu itu jatuh karena tiba tiba kok penglihatan gelap, dan gak sadar…………
tiba tiba dah ada di Unit Gawat Darurat………
Yaaaah…..hasilnya sih memang aku kena stroke, tapi mata kiriku ku yang kena,
dan aku kehilangan vision hingga 60%…….
jadi, si mata ini yang memang sudah berkacamata plus dua, tambah deh gak jelas kalau lihat sesuatu.

**********************


Dua hari sebelumnya kan aku dah janjian mau ke RSCM untuk ketemuan sama temenku Ida yang juga penyintas kanker.
Biarpun badan dan pikiran lagi gak karuan,rasanya kalau aja bumi terbelah,
aku langsung nomer satu yang terjun masuk kedalamnya……

But, life still go on and on………..
and I have to face it, sweet or bitter, because that is life, right??

Tapi, janji khan harus ditepati, apalagi ini hal yang sangat penting menyangkut kesehatanku juga.
Akhirnya, pergilah aku naik angkot dan nyambung naik bus umum untuk segera menemui Ida(bukan nama sebenarnya) di RSCM,
kira kira jam 10 pagi, kita dah ketemuan.
Ida bilang, dia yang akan urus segala tetek bengek administrasinya supaya aku bisa dapat keringanan nanti sewaktu menjalani segala macam tes yang bakalan habisin waktu seharian…….

Singkat kata, akhirnya inilah waktunya aku menemui dokter.


Dokter : Ibu, kami sudah membaca semua hasil laboratorium dan pemeriksaan lainnya, dan kesimpulan kami, saat ini ibu terdeteksi terkena kanker tulang rawan (chondrosarcoma).
Tenang Bu, gak apa apa kok, untungnya masih stadium dini , dan kami tentunya punya terapi dan pengobatan yang sangat lengkap dan baik untuk ibu saat ini.

Aku : *##@#@###@@&&&***…………...*speechless*

Dokter : Nah, karena chondrosarcoma ini kurang efektif bila di kemoterapi,
jadi sekarang ini kami akan coba memberikan ibu suntikan adryamicin ya Bu, nanti kita lihat lagi, kalau diperlukan bisa di operasi.
Tapi, mudah mudahan sih gak perlu karena masih stadium dini,
biasanya bisa sembuh bila ibu mau menuruti semua prosedur pengobatan yang memang mesti dilakukan.

Aku : %$#%$#%$$$##&&****@@@@%%%…………..*speechless*

Akhirnya aku sih bisa juga bicara : Dok, nanti saya pikirkan dulu ya pengobatan apa yang akan saya pilih, kalau sekarang, terus terang, saya masih bingung, masih nervous…………..gak karu2an gitu, dll dkk dsb nya…….. *tuing tuing*
Tapi, kalau memang sekarang mau disuntik dulu, ya silakan saja………..
saya gak ngerti harus bagaimana………*speechless lagi*

Kayaknya saat itu kok ya, bumi yang dipijak ini jadi ngambang…..
Tiba tiba semua aliran darah terasa dingiiiiin, seolah dialiri es
seluruh badan rasanya kesemutan, gak bisa digerakkan
Badan ini memang masih duduk dihadapan dokter, tapi jiwa dan pikiran jadi blank…….
suara dokter yang sedang menyuruh suster untuk menyiapkan suntikan juga gak jelas kedengaran.

Waduh !!!!! Ini pasti gak bener ……
ini pasti salah nama, salah diagnosis……….
perasaan aku gak apa apa kok, biasa biasa aja, gak ada keluhan atau apapun…….
(Ternyata umumnya sikap denial kayak gini dialami oleh hampir semua penyintas kanker , ketika didiagnosis  kanker).

Jadi……….benar dugaan dokter di rumah sakit tempat aku mengobati OA ku selama ini.
Gak lama kemudian ,aku sempet tanya juga dengan gaya sok dikuat2in, berapa lama waktu yang aku punya selama aku kanker ini ?
Dokter cuma bilang; saya bukan Tuhan, tapi kalau ibu telaten dan mau mengikuti semua proses pengobatan dengan tertib, insyaAllah ibu bisa sembuh seperti semula.

Jadi, gak perlu khawatir…………. ( kok, enak aja ya ngomong “gak perlu khawatir”)
Tau gak sih?? kalau sekarang, saat ini, detik ini ,aku gak bisa berfikir ataupun bergerak.
Ya bener banget, aku shocked ternyata……….

it is really cancer, dear
Yes…….i’ve got cancer………………..
Whuaaaaaa……………….. ( nangis bombay)

(sssssttt……… bener gak yaaa…….masih denial juga) hiks hiks……

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

2 responses »

  1. LJ says:

    yakinlah mamih bisa hadapi ini,
    kita terus ikhtiar ya mam..
    tiada daya upaya kecuali karena Allah.

    insyaAllah, Mak..
    Semoga Allah swt selalu menguatkan mamih ya, aamiin

    *peluk eMakku sayang*
    salam

  2. usagi says:

    i love you, just the way you are mommy,,,
    apapun itu pelangi akan selalu ada
    #peluk

    love u too dear … 🙂
    aamiin …semoga
    *kiss and hugs*
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s