Chomdrosarcoma MRI

Diawal postingan pertama ,aku tulis kalau aku terdeteksi kanker tulang rawan (chondrosarcoma).
Dan banyak juga kerabat dan sahabat yang menanyakan tentang kanker jenis ini.

Apa sih? gimana sih? karena khan biasanya kanker yang “populer” menyerang wanita antara lain kanker payudara (breast cancer) atau kanker rahim (cervics cancer) atau juga kanker getah bening ( limphoma cancer).
Nah, kok aku didiagnosisnya kanker tulang rawan ( chondrosarcoma)???

Jadi, di postingan kali ini, aku kutipkan dari sebuah situs yang membahas seluk beluk tentang kanker tulang rawan ini.
Yuk, baca sama sama kutipan dibawah ini :

Chondrosarcoma menyumbang sekitar seperempat dari seluruh kanker tulang , yang membuatnya jenis yang paling umum kedua kanker tulang.
Ini menyerang tulang rawan, jaringan ikat yang mencegah tulang dari bergesekan satu sama lain dan membentuk bagian tubuh seperti hidung dan telinga.
Chondrosarcoma dapat terjadi di mana saja di tubuh mana ada tulang rawan.
Namun, paling sering menyerang sel-sel tulang rawan dari tulang paha, lengan, panggul, lutut, atau tulang belakang.
Tempat lain di mana jenis kanker tulang kadang-kadang terjadi meliputi laring, trakea, dinding dada, tulang rusuk, tulang belikat, atau tengkorak.

Orang di bawah usia 20 tahun jarang memiliki chondrosarcoma.
Hal ini paling umum pada orang antara usia 50 dan 70.

Chondrosarcoma: Penyebab
Chondrosarcoma dimulai dengan sel tulang rawan tunggal abnormal yang dimulai membagi di luar kendali.
Tidak ada yang pasti apa sebenarnya penyebab khas chondrosarcoma, meskipun diduga bahwa kelainan genetik atau kromosom yang rusak mungkin ada hubungannya dengan itu.
Alasan kecurigaan ini adalah chondrosarcoma bahwa kadang-kadang terjadi pada orang dengan penyakit warisan seperti penyakit Ollier atau sindrom Maffuci, yang merupakan jenis tumor jinak tulang rawan yang biasanya mempengaruhi tangan.

Beberapa peneliti percaya ada juga hubungan antara chondrosarcoma dan trauma berulang pada lokasi kanker tulang, tapi tidak jelas apakah cedera membuat kanker lebih mungkin atau kanker membuat situs yang lebih lemah dan lebih rentan terhadap cedera.

Chondrosarcoma: Gejala
Beberapa gejala chondrosarcoma meliputi:

Tajam atau tumpul rasa sakit di mana tumor berada.
Rasa sakit biasanya memburuk pada malam hari, dan akan menjadi lebih konstan sebagai kanker tulang tumbuh.
Rasa sakit dapat meningkat dengan olahraga, aktivitas fisik, atau angkat berat.
Pembengkakan atau kemerahan di lokasi tumor.
Sebuah benjolan besar di situs.
Pincang atau penurunan penggunaan anggota badan yang terkena.

Chondrosarcoma: Diagnosis
Diagnosis dari chondrosarcoma melibatkan proses beberapa langkah yang mungkin mencakup:

Studi pencitraan dari tumor yang dicurigai: Ini termasuk sinar X, MRI (magnetic resonance imaging), dan (computed tomography) CT scan.
Kemungkinan daerah mana kanker tulang mungkin telah menyebar juga akan diperiksa.

Tes darah: Ini akan mencakup sel darah s count lengkap dan analisis hormon dan kimia darah lainnya yang bisa menunjukkan adanya kanker.
Biopsi: Di sini, sampel jaringan kecil akan dihapus untuk diperiksa di bawah mikroskop.
Tes ini memberikan bukti definitif dari kanker dan juga memungkinkan dokter untuk membedakan chondrosarcoma dari kanker tulang lainnya.

Chondrosarcoma: Pengobatan
Setelah chondrosarcoma telah didiagnosis, ada beberapa pilihan yang tersedia untuk pengobatan, termasuk:

Operasi kanker tulang adalah bentuk utama pengobatan untuk chondrosarcoma.
Jika tumor berada di anggota badan, dokter akan mencoba untuk menghapusnya tanpa menghapus dahan.
Namun, amputasi mungkin diperlukan.
Terapi radiasi dapat digunakan setelah operasi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa.
Tulang kemoterapi kanker jarang digunakan untuk mengobati chondrosarcoma.
Namun, mungkin digunakan jika kanker tulang telah menyebar ke bagian lain dari tubuh.
Jika chondrosarcoma tertangkap sebelum itu telah menyebar, pasien memiliki tingkat kelangsungan hidup lima tahun dari 90 persen.
Namun, jika kanker tulang telah menyebar ke organ lain atau lebih agresif, tingkat kelangsungan hidup turun menjadi 43 persen atau lebih rendah.

Salam

Sumber :www.everydayhealth.com

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

3 responses »

  1. Orin says:

    Chondrosarcoma? aku kok jd inget temen di kantor namanya pak Chondro ya Bun hihihihi…

    hatur nuhun informasinya Bun, semoga dia segera pergi dari kehidupan Bunda ya. Aamiin

    *peluuuuk*


    whuahahhaaaa…..ada apa dengan Pak Chondro??? …. 🙄
    untung aja Orin inget beliau, bukan inget combro ….hehehe 😛
    aamiin, makasih banyak utk doanya ya Orin sayang …..
    salam

  2. niqué says:

    ooh ini toh yang belakangan sering ‘menemani’ bunda
    jadi paham saya
    dan sepertinya emang langka ya bun
    makasi infonya ya bun, jadi dapat ilmu

    bunda Ly tetap semangat ya!

    iya ini dia ,Nik 😦
    Alhamdulillah, dengan support dr sahabat dan kerabat, bunda masih terus semangat Nik… 🙂
    terimakasih ya Nik sayang………..
    salam

  3. Ngai says:

    makasi informasinya mamih sayang.. Ngai jadi paham sekarang.

    peluk cium selamat pagi.

    iya Ngai sayang yang tjantiiik…….. 🙂

    peluk tjium juga utk Ngai….
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s