Hidup normal atau normal life …….apa pulak ini maksudnya ?
maksudnya……ya, hidup seperti kebanyakan orang lain yang tidak kanker, beraktivitas seperti orang lain yang sehat, dan melakukan segala macam hal, dari yang remeh temeh sampai yang berat dan serius.
Ini cuma pengertianku aja tentang definisi hidup normal.

Kenapa sih pake dibahas segala ?
Ya, karena banyak temen dan kerabat yang tanya ke aku
mereka bilang gini : dengan kamu kanker, hidupmu bisa normal lagi gak?
Ada juga yang nanya : kamu makannya gimana? pasti banyak pantangannya ya…. ?
terus, kamu pasti gak boleh capek yaaa…….. dll etc etcetera etcetera.….

Sebenarnya sih wajar aja mereka tanya macem macem kayak gini ke aku.
Jadi, aku juga merasa perlu untuk memberitahukan apa dan bagaimananya…
Kalau soal makan, ya biasa aja, kadang pake sendok, kadang pake tangan
aku lebih mengutamakan makan masakan rumah, utamanya bikinan sendiri, walaupun aku bukan termasuk yang hebat dalam acara masak memasak gini.

Yang pasti, aku menghindari sama sekali makanan kaleng yang pastinya berpengawet, juga makanan yang memakai pewarna buatan.
aku lebih banyak mengkonsumsi sayuran segar dan buah buahan segar maupun di jus.
walaupun sebenarnya kebiasaan makanku yang kayak gini sudah cukup lama juga aku lakoni, bahkan sebelum aku di deteksi kanker.
Karena memang sering makan sayuran segar dan buah buah segar itu bagus lho !

Kembali ke pertanyaan awal, bisa hidup normal gak? kalau gak normal, ya gila dong…hahaha…
Kalau menurut aku nih, kami para penyintas kanker atau bahasa kerennya cancer survivor itu hidupnya beyond normal ( apaan coba?)
Kami harus menjalani hidup yang lebih baik daripada yang dulu.
Walaupun kami lebih mudah lelah dan capek, namun harus tetap berkualitas.
Misalnya nih ya , kalau dulu malas makan sayur dan buah, ya sekarang harus lebih rajin lagi, kalau dulu senangnya makan gorengan, kalau bisa ya dikurangin, akan lebih baik lagi, kalau dihilangkan sama sekali .

Kanker itu bukan vonis mati.
Walau memang ada juga yang begitu dideteksi kanker, gak lama kemudian meninggal dunia.
Tapi, banyak juga khan yang hidup produktif dan sampai lamaaaaaaaaa sekali………..


Untuk tetap bertahan hidup, memang tidak mudah.
Seringkali kami merasa lelah, capek, kesepian, sedih, galaw. Namanya juga manusia.
Tidak dapat mengenyampingkan emosi.
Menurut aku sih sah sah saja , asal jangan sampai berlarut larut….keterusan, atau kebablasan, karena bisa bisa malah terpuruk.

Kami harus menjalani hidup ini dengan tabah, sabar, bijak, dan besar hati.
Menerima dengan sepenuhnya diri sendiri yang seperti sekarang, mengakui dengan jujur pada diri ini, bawa si kanker memang ada dan bersarang didalam tubuh kita.

Penyintas kanker memang harus lebih tegar dan berani, dibandingkan dengan orang yang bukan penyintas kanker, karena hidup kami lebih berliku dan bisa saja satu saat kami terpuruk ke sebuah lobang yang dalam dan gelap.
Belum lagi , ada hujan dan badai yang mengaduk aduk emosi.
Makanya, kami harus mempersiapkan topi, senter, payung, jas hujan, sepatu karet, bahkan kalau bisa perahu karet ……hehehee…
Selain itu, kami juga perlu terus semangat dan butuh dukungan dari orang orang di sekeliling kami.

Ayoooo………….terus tingkatkan semangat agar tetap berkobar dan tak pernah padam, seperti api Olympiade di Gunung Olympus sana( jauuuuh banget yaaaa….)

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

4 responses »

  1. […] biarkanlah aquwh belajar menulis lagi, kepadamu semua.. agar tenang perjalananku melintasi lingkaran² tersebut. Kembali ke harapan semula, untuk terus merapal, […]

  2. […] biarkanlah aquwh belajar menulis lagi, kepadamu semua.. agar tenang perjalananku melintasi lingkaran² tersebut. Kembali ke harapan semula, untuk terus merapal, […]

  3. putripelipurlara says:

    @Evi
    jangan ragu makan sayur atau buah-buahan, msh banyak koq yg kagak pake racun.
    Kalau msh sangsi ya tanam sendiri atau pas makan jgn lupa baca basmalah (khusus buat umat muslim)

  4. Evi says:

    Bun. gimana yah ngomongnya biar aku gak sok tahu atau menggurui…Terus gimana pula yah ngomongnya biar kesannya becanda..Halah..ini komen galau sangat..

    Maksudnya cuma gini sih Bun, make sure sayur yg bunda makan bukan dari perkebunan besar..Kalau itu mah racun semua …Ini nih Bun efek trauma jalan-jalan ke perkebunan sayur di cianjur sana, saya gak mau lagi makan sayur seperti kol, sawi putih, brokoli, tomat, buncis…cara mereka menyemprot dengan pestisida menyeramkan Bun.

    Mengenai buah impor bunda sudah tahu lah gimana treatmentnya..Kan sudah banyak ditulis di koran, kalau mereka menggunakan pengawet mayat..

    Maaf ya Bun kalau komen saya membuat galau..Soalnya saat ini merasa seperti Rhoma Irama vs Jokowi, kalau tak disampaikan merasa berdosa 🙂

    hahhahaa…..Evi sayang, begitu penuh atensi pd bunda 🙂
    bahagia rasanya baca komen Evi yg ‘galaw’ gini 🙂
    memang benar, susah utk memastikan bahwa sayur dan buah yg kita konsumsi tdk terbebas dr berbagai racun seperti pestisida dkk nya itu.
    untungnya, bunda tinggal di kompleks perumahan yg sekelilingnya masih ada bbrpa penghuninya yg punya ladang yg biasa ditanami dgn berbagai sayur segar, jadi bunda membeli sayuran pd mereka dgn memesan, maksudnya bunda tahu cara mereka memperlakukan sayurannya dgn baik, tanpa racun itu 🙂
    soal buah2an, bunda jg berusaha utk mencucinya dgn bersih semaksimal mungkin utk menghilangkan si racun2 tsb.
    selebihnya, yaa bismillah saja …….semoga tdk memasukkan racun lagi kedlm tubuh bunda 🙂
    terimaksih banyak ya Vi, utk care nya pd bunda
    selalu sehat ya Evi sayang………
    (peluuuuk…..)
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s