Baru-baru ini aku kehilangan suara.
Jangan berpikir yang bukan-bukan.
Aku bukan kehilangan suara dalam pemilu atau pungutan suara untuk Caleg.
(lagian emang ada gitu yang mau mencalonkan diriku…… siapa kamu??) hahahhaaa…….

Suaraku hilang karena terserang radang tenggorokan, yang kemudian diikuti dengan batuk kering.
“Ke dokter saja, biar cepat sembuh,” kata anakku.
Dengan diantar anakku, aku pergi juga ke dokter.
Sampai di sana, ternyata aku beruntung karena gak perlu antre, karena pasiennya gak terlalu banyak,
biasanya sih kalau sore sore gini, suka berjubel juga pasiennya.

Selain berkonsultasi soal hilangnya suaraku yang ” merdu dan aduhai” itu, aku juga mengeluh soal mata kiriku yang mendadak bengkak.
Sehari sebelumnya, setelah lewat tengah hari, tiba-tiba saja mata itu sedikit berair.
Malamnya semakin terasa kurang nyaman.
Begitu bangun, aku kaget melihat mata kiriku bengkak.
Tapi sudah gak berair.
“Jangan-jangan glaukoma,” kata pak dokter.
“Tekanan mata kanan dan mata kiri tidak sama,” katanya setelah menekan kedua kelopak mataku dan membandingkannya.

Tapi sebetulnya ia sendiri tidak yakin dan menganjurkan agar aku berkonsultasi dengan dokter mata.
Waktu aku tanya apakah untuk sementara bisa diberi obat tetes mata saja, ia mengiyakan sambil menegaskan bahwa apabila tidak membaik dalam waktu dua hari, aku harus segera ke dokter mata.
“Kalau tidak, apa kemungkinan terburuknya, dok?”
“Bisa buta,” katanya.
Ih, serem amat !!!…………

Pak dokter memberiku resep, yang segera aku bawa ke apotik dekat rumah.
Harga obatnya lumayan mahal hampir Rp300 ribuan, terdiri dari antibiotik seharga Rp 160 ribu, obat tetes mata seharga Rp 36 ribuan
dan kapsul berisi bubuk racikan obat seharga Rp 59 ribu.
“Antibiotiknya kok mahal sekali? Ada nggak yang murah?” aku bertanya.
Ternyata ada, namanya Levofloxacin dan harganya Rp 13.000 untuk satu strip isi 10 tablet.
Cihuuuyyy……..bisa menghemat deh……

“Dokter itu memang obatnya mahal, juga kurang ramah, tapi manjur,” begitu yang kudengar dari pasien lain..
“Katanya, ia tidak mau memberi obat yang murah karena banyak yang palsu.”
“Tapi kalau obatnya mahal, kita bisa kok minta yang generik di apotik,” anakku menimpali.
Sebelum diapa-apakan, mata kiriku membaik dengan sendirinya.
Supaya lebih cepat pulih, aku menggunakan obat tetes mata beberapa kali.
Dalam tiga hari, kondisi mata sudah normal. Alhamdulillah……………

Suaraku masih tersendat dan sesekali aku masih batuk meskipun sudah minum obat seminggu, sampai obat habis.
Apakah ini karena obatnya palsu? Belum tentu.
Yang jelas, aku baru bener bener sembuh sekitar dua minggu kemudian.
Oh ya, selain menelan obat dari dokter, aku juga rajin minum jeruk nipis.
Yang ini obat tradisional, murah meriah dan diyakini manjur juga…
Gak percaya???
Tuh, aku dah buktikan………….sekarang aku sudah sembuh dari batuk yang menyiksa itu.

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

8 responses »

  1. Indi says:

    aku kalau sakit selalu minta obat generic, hehehe. betul tuh jeruk nipis memang amouh untuk batuk. atau kalau flu aku minum jeruk hangat pun pasti baikan. alam memang sudah menyediakan kita “obat” ya 🙂

    iya bener, obat generik juga bagus kok ,Indi 🙂
    sebenarnya kandungannya juga sama aja dengan yang patent.
    salam

  2. mechtadeera says:

    selain jeruk n kecap, katanya suara yg hilang bisa dibantu kembali dengan minum parutan kencur… tapi klo disuruh milih, saya milih jeruk-kecapnya, Bunda.. hehe…
    Alhamdulillah sudah sehat lagi Bunda 🙂

    oh iya , bener Mechta ….
    pake kencur juga bagus tuh, cepet sembuhnya deh …. 🙂
    hedeh…kok gak keingetan ya waktu itu … hehehee….

    Mechta juga semoga selalu sehat ya……….
    salam

  3. Evi says:

    Bun, pas lebaran kemarin suamiku juga menderita sakit yang sama, hilang suaranya gara-gara batuk..Itu pengalaman pertama dan kita semua merasa heran, kok sadis amat bakteri yg bersarang ditenggorokannya.
    Jeruk nipis dan kecap kayaknya gak mempan.
    Setelah dibom pakai antibiotik 2 kali resep, baru deh hilang batuknya…

    iya ya Vi, batuk sekarang kumannya canggih banget,
    kayaknya harus dikasih antibiotik baru deh sembuh 😦
    salam

  4. LJ says:

    mamih batuknya ketularan emak tuh… 😛

    syukurlah klo udah mendingan.
    banyak minum ya mammm…

    peluktjium

    jiahahaaa…..jauh banget ya Mak nularinnya dari Bukik 😛
    iya, Mak…alhamdulillah, sekarang sih dah sembuh 🙂
    Peluuuuukkk rindu…………
    salam

  5. whiz says:

    Kl saya gejala sakit ndak terlalu parah, ya obatnya tidur bun…
    Mungkin karena say kecilnya anak ASI jadi Alhamdulillah bisa kebal dengan sakit2 yang ringan . Slam kenal dari Semarang.
    semoga sehat selalu

    iya bener banget , bunda juga dulu gitu
    kalau batuk pilek, dengan istirahat cukup, banyak minum air putih, sembuh deh 😛
    tapi, sekarang sejak ada si kanker, flu batuk gitu, jadi berat rasanya beda sama dulu 😦
    salam

  6. niqué says:

    kalau batuk/pusing/mplu males ke dokter bun
    mending gitu itu tuh njajal obat2 kampung aja
    kecuali udah parah berat baru deh heheehe

    iya , maunya juga gitu sih Nik,
    tapi karena si kanker ini khan ikut menyerang sistem autoimun tubuh, jadi kalau batuk pilek gitu, beda banget rasanya , bener bener berat , beda sama dulu sebelum kanker sih, bunda juga paling cuma banyak istirahat, makan yg teratur, udah sembuh 🙂
    salam

  7. monda says:

    kl di rumah kami andalannya daun saga mam….
    atau air kelapa muda hijau tambah garam dikit

    ooooh…baru tau ini , bunda
    alhamdulillah, makasih banyak ya BunMon utk infonya 🙂
    salam

  8. Imelda says:

    jeruk nipis +kecap manis konon merupakan salah satu obat tradisional kan bun, saya sih percaya aja. Daaan biasanya batuk sembuh sendiri kok setelah maximum 2 minggu. Kalau lebih? Jangan-jangan batuk rejan hehehe

    iya, Mbak EM
    bunda juga akhirnya minum jeruk nipis +kecap
    resep kuno, tapi manjur …capcusss deh 🙂
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s