Penyintas kanker membutuhkan istirahat yang cukup termasuk tidur.
Tapi para ahli justru menemukan bahwa salah satu masalah yang paling banyak dialami oleh para penyintas kanker adalah mengalami insomnia dan kelelahan.

Studi baru menemukan lebih dari setengah pasien kanker kemungkinan menderita gejala insomnia selama melakukan pengobatan.
Bahkan pada beberapa kasus, masalah tidur ini bertahan hingga berbulan-bulan sesudah pengobatan selesai.

“Fakta mengenai gangguan tidur termasuk gejala insomnia adalah masalah yang sangat besar pada pasien kanker,” ujar Carol Enderlin yang mempelajari pola tidur pasien kanker dari University of Arkansas for Medical Sciences di Little Rock, seperti dikutip dari Reuters.

Kebanyakan dari pasien menganggap hal tersebut adalah normal, padahal pasien harus menyadari betapa pentingnya mendapatkan tidur yang cukup sebagai salah satu cara untuk meregenerasi dan juga menjaga sistem kekebalan tubuh.

Untuk itu Enderlin berharap para pasien kanker untuk melapor ke petugas kesehatan jika mengalami perubahan dalam pola tidurnya, hal ini harus ditangani sejak dini sebelum nantinya menjadi kondisi yang kronis.

Penelitian dari Laval University Cancer Research Center di Quebec, Kanada menemukan sekitar 59% pasien kanker melaporkan gejala insomnia, dan sekitar setengahnya masuk ke dalam kategori sindrom insomnia yang mana membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa tidur.

Dalam studi lain yang dilaporkan pada Journal of Clinical Oncology, Julienne Bower dari University of California, Los Angeles menemukan hampir dua pertiga dari pasien kanker payudara yang dirawat menderita kelelahan dan kualitas tidur yang buruk.

“Tetap aktif selama pengobatan kanker dan tetap mempertahankan pandangan positif bisa membantu mencegah beberapa gejala-gejala yang muncul akibat pengobatan,” ujar Bower.

Tim peneliti kini tengah menguji efektivitas dari yoga sebagai pengobatan untuk kelelahan dan tai chi untuk membantu mengatasi insomnia.
Selain itu terapi perilaku kognitif yang diketahui bisa membantu pasien insomnia dari populasi umum, diharapkan juga bisa membantu mengatasi masalah kelelahan dan insomnia pada pasien kanker.

“Ketika seseorang mengahadapi stres dan tantangan, maka mereka akan butuh usaha lebih banyak agar bisa mendapatkan tidur nyenyak. Karenanya hal ini menjadi suatu hal yang penting untuk pasien kanker,” ujar Enderlin.

Salam

Dikutip dari : Mednet.com

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

9 responses »

  1. prih says:

    Sharing Uni sangat berharga bagi kami semua, Uni memacu diri tidak hanya bersemangat damun justru menyemangati siapapun, terapi diri yang luar biasa. Kemenangan dariNya menyertai Uni. salam

    ya Ry, melalui setiap detik itu sangat luar biasa rasanya
    betapa banyak yg masih bisa disyukuri, antara lain dgn menyemangati diri sendiri πŸ™‚
    aamiin, terimakasih utk atensi, support dan doanya Ry πŸ™‚
    salam hangat utk keluarga
    semoga selalu sehat
    salam

  2. Evi says:

    Jadi penyebab gak bisa tidurnya itu karena pikiran ya Bun, jadi stress? Kalau sdh tahu masalah dasarnya kayaknya lebih mudah dicari jalan keluar ya Bun..dengan latihan penataan pikiran..Bisa melalui yoga dan pasti juga ampuh lewat latihan pernafasan dan meditasi…
    Dan kemarin aku membuktikan lho Bun, kalau tidur itu sangat membantu penyembuhan fisiki kita. Gara2nya sedang haid, aku tuh kalau haid pasti sakit kepala tak ketutulungan..Nah kemarin selain sakit kepala, badan juga meriang, terus seluruh persendian ngilu semua…Untungngnya kemarin pas pilkada DKI anak2 libur sekolah, aku gak perlu bangun terlalu pagi untuk membuatkan sarapan. Setelah mengatakan pada suami kayaknya badan gak enak dan aku mau tidur seharian, dia ambil alih semua kerjaan..Dan benaran Bun, sepanjang hari kami kemarin aku nonton TV terus tidur..Bangun, nonton, makan terus tidur lagi..Mungkin karena kondisi badan emang lemah, tidurnya nyenyak, walau sering terjaga juga…Eh besok paginya, semua gejala yg gak enak kemarin hilang semua..Padahal aku tak memakan sebutir obatpun, kecuali melahap buah yang banyak…

    Senang banget deh Bun, ternyata walau sudah mulai tua, tubuhku tahu cara menyembuhkan diri sendiri. Semoga Bunda bisa juga tidur nyenyak kapanpun dibutuhkan ya. Amin

    faktor utamanya bukan hanya karena pikiran, Evi
    tapi lebih karena efek setelah terapi
    yang membuat penyintas seperti kami ini, malah susah untuk tidur 😦
    selain diberikan obat tidur, kami juga diberikan obat anti depressan dgn dosis kecil,
    dengan harapan bisa “mengundang” si kantuk datang πŸ™‚
    tapi, bunda usahain gak minum si obat tidurnya ….
    Alhamdulillah, bunda sampai saat ini mampu utk mengeliminir, walaupun belum benar2 bisa tidur nyenyak seperti dulu lagi
    dengan berbagai latihan pernafasan yoga dan meditasi seperti yg Evi sebutkan

    Alhamdulillah, bahagia dengar Evi sudah sehat kembali πŸ™‚
    selalu jaga kesehatan ya Evi sayang ……….
    salam

  3. pikiran terus dan menahan sakit ya….. tetap harus istirahat ya.. harus kuat tuh pikiran positifnya ya bunda…


    bener Rom, susah payah dan terseok ,kami para penyintas ini utk terus berpikiran positif dan optimis
    satu saat nanti, kami akan “menang” πŸ™‚
    salam

  4. hilsya says:

    sayangnya aku ga belajar tentang medis..
    tapi lebih ke mekanisme secara garis besar aja
    di komplek kami juga tersedia rumah sakit khusus penanganan kanker berikut sarana risetnya

    I’ll keep visiting you, Bunda..

    alhamdulillah, kalau memang tersedia ya Hilsya
    pastinya bermanfaat sangat utk para penyintas kanker

    thx a lot for your kindness Hilsya πŸ™‚
    (peluuuukkk……… )
    salam

  5. bunda…tetap semangat πŸ™‚
    thanks for sharing…


    kedatangan Mama , bikin semangat bunda nambah nih πŸ™‚
    tks ya Mam…
    salam

  6. cumakatakata says:

    semoga bisa mengatasi masalah insomnia ini ya Bun….

    ayo tidur bun jangan melek terus heeee….

    aamiin Ya Rabb…..

    hehehe….mauuuu banget ….pingiiiinnn banget bisa tidur nyenyak πŸ™‚
    salam

  7. mechtadeera says:

    wah..saling bertolak belakang ya Bunda… jadi, insomnianya yg harus segera diatasi n dicari pengobatan yg meminimalkan gangguan tidur ya..


    iya Mechta ….
    kalau bunda mencoba mengeliminirnya dengan latihan yoga dan meditasi ,
    daripada harus minum obat tidur, takut addict 😦
    salam

  8. Lily says:

    Trs gmn doonk ngatasin nya kt oom dokter ?? Apa mnm obat tidur…..hiksss

    Gak lah, Kakak
    gak mau minum obat tidur, takut addict 😦
    jadi, dicoba dgn pernafasan yoga dan meditasi aja sambil visualisasi gitu deh … πŸ˜›
    salam

  9. niquΓ© says:

    ada temenku yg kena stroke ya bun, katanya klo yang kena stroke gitu gak boleh rajin tidur siang, eh sementara dianya bawaannya mau tidur mulu katanya 😦
    berarti sebaliknya dengan yang terkena kanker ya bun 😦
    gak enak banget tuh klo kena insomnia apalagi sambil menahan sakit hiks

    gak enaknya , pasti Nik ..hiks 😦
    tapi, harus diatasi , paling gak dieliminir πŸ™‚
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s