Wuihhh………….gaya banget ya , sekarang aku punya Satpam yang anytime bisa kasih warning padaku.
Mau tau siapa Satpam yang aku punya?
Taaarrraaaa…………………..benar, dia adalah si kanker ku.
Kok bisa??
Maksudnya gimana siih???…………Kok aneh yaaa….

Memang benar dia sering bikin ulah.
Kalau aku sedang cemas, stress bahkan kelelahan.
Begitu juga saat aku khawatir tentang sesuatu, dia pasti mulai memperingatkan dengan aneka warna rasa sakit di seluruh tubuhku.
Apalagi kalau aku mulai bosan makan obat atau ramuan herbalku, pasti dia akan makin gencar kasih peringatan .
Cuma, cara dia memperingati itu yang aku gak suka banget …….beugh

Aku sempat pingsan di kamar mandi di rumah beberapa kali dan Hb menjadi 5,7.
Tensiku juga pernah sempat drop banget sampai 50/70, padahal aku itu  penderita darah tinggi.
Dan, tentunya aku harus opname untuk menstabilkan lagi Hb dan tensiku.
Kerabat dan dokter ikut khawatir……
I will be all right.
This is not about a life and death situation.
Jadi, tak perlu sedih berlebihan.
Pikirkan saja solusinya, itu lebih urgent.”  Ya ,khaaann……… ?? 

Aku sangat yakin, penyakitku merupakan sebuah akibat dari cara hidupku yang stressful.
Aku berkonsultasi dengan dokter, dan mereka memang menyarankan untuk melakukan pembedahan (amputasi pada kaki kiriku) dan agar segera melakukan operasi.
Aku pun lantas membaca beberapa penelitian dan medical journal, yang membuatku mengambil keputusan tidak akan melakukan pembedahan tersebut pada kaki kiriku.

Bukan…..Bukan, aku sok tau atau gimana, bagaimanapun diriku sendiri lah yang paling tau, apa dan bagaimana sebaiknya aku memperlakukannya.

Kuputuskan berusaha mengelola sendiri sakitku.
Walaupun aku juga tetap minum pil pain killer ku tentunya
Setahap demi setahap aku membuat berbagai perencanaan.
Mulai dari menata hati dan pikiran, memaksimalkan konsumsi makanan segar dan sehat, menuruti segala nasihat yang diberikan dokter, disiplin mengonsumsi obat obatku, rajin cek ulang ke rumah sakit, belajar pain management, belajar pernafasan yoga, memaksimalkan mind power hingga memperlakukan kankerku sebagai the new member of the family in my body.

Selama beberapa bulan ini aku disiplin untuk segala hal yang memang harus dilakukan.
Walaupun sulit, aku selalu menyemangati diri sendiri, bahwa aku mampu melakukannya.
Babak belur, remuk redam dan kelelahan luar biasa , juga rasa kesepian karena harus menjalani semua hal ini sendirian, dalam arti aku dan tubuhku lah yang merasakan dan menjalani semua.
Tentu saja aku merasa sangat beruntung bahwa anak anakku, kerabat , sahabat nyata maupun maya selalu tak pernah bosan memberikan support padaku.
Hal inilah yang mampu membuatku tetap bertahan dan semangat menghadapi peperangan dengan si kanker ini.
Masih banyak hal dalam hidupku untuk disyukuri.
So, I’m on the right path!

Dari waktu ke waktu teman-teman sering mempertanyakan tentang kankerku.
Sambil bercanda aku bilang : ” Hayyah……..biarin saja, kuperlakukan kankerku kayak satpam yang galak.
Agar aku disiplin dalam menjalani cara hidupku.”

Tanpa kankerku mungkin aku tak akan pernah benar-benar menata ulang hidupku.
Jika aku melakukan pembedahan , siapa yang akan mengingatkanku saat aku lupa merawat pikiran dan tubuhku lagi?
( jujur nih ya, sebenarnya memang aku tak pernah siap untuk di amputasi).
Satpam setiaku ini berperan seperti alarm dalam tubuhku yang akan secara otomatis mengingatkan saat tubuh dan pikiranku not on the right track.


Jadi……….aku juga berterima kasih dengan memiliki kanker tulang rawan ini.
Aku harap aku tak akan membutuhkan operasi selamanya, selama aku masih terus dan terus berusaha untuk tak pernah putus asa menjalani berbagai cara penyembuhan yang melelahkan, yang menuntut kesabaran yang sangat tinggi.
Karena aku yakin, segalanya selalu ada harganya di hadapan Allah swt.

Motto hidupku akan selalu seperti ini : IKHTIAR, DOA DAN TAWAKAL..

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

12 responses »

  1. alaika says:

    Salut dengan semangat dan kapasitas bunda dalam memanage emosi dan kestabilan jiwa… hingga mampu hidup berdampingan dengan si kanker bahkan memperlakukannya sebagai satpam. Wishing you all the best ya bund.
    Hug and kiss
    alaika

    semoga saja bunda masih mampu utk terus melakukan hal tersebut ,Alaika
    dan, terimakasih banyak utk atensi dan supportnya
    ini sangat berarti utk bunda 🙂
    hug n kiss too 🙂
    salam

  2. mintarsih28 says:

    semangat hidup yang tinggi sangat mempengaruhi kualitas hidup ya mbak. semoga mendapat kemudahan dari Allah dalam menghadapi pak satpam yang galak mbak.

  3. Yunda Hamasah says:

    Bunda memang hebat 😉

    Aku salut …

  4. monda says:

    mungkin ini saatnya tubuh minta perhatian, begitu ya mam..?

  5. mechtadeera says:

    Ikhtiar, doa dan tawakal… setuju sekali dg moto hidupnya, Bunda…. Semoga saya juga bisa lebih memperbaiki kualitas hidup, tanpa harus menunggu punya satpam seperti itu..

  6. Wong Cilik says:

    Tubuh kita memang satpam paling hebat ya Bunda …
    Salam

  7. setuju bgt bun.. sy juga kl lagi kumat suka blg “penyakit manjanya kumat”. Abis capek dikit, badan protes.. Stress dikit, protes.. Manja beneeerr.. Tp ya sy anggap aja kemanjaan itu supaya kita lebih disiplin lagi sm badan kita 🙂

  8. cumakatakata says:

    tiga motto sukses tu Bun……

    ayo bun, jangan biarkan di peringatkan sama security terus……

  9. Evi says:

    Peluk bunda lagi hehehe….

  10. imamboll says:

    tetap semangat bunda…

    past ada maksud baik Tuhan di balik kanker tersebut ^^

  11. hilsya says:

    semangat bunda..
    love you

  12. Imelda says:

    iya di satu sisi ada blessing in disguise…kalau boleh dikatakan begitu ya bun…. Dengan adaya si Kanker, kita jadi tahu/mengenal tubuh kita, dan rohani kita… Masih diberi kesempatan memperbaiki gaya hidup dan keimanan kita juga… Saya doakan terus dari jauh bun, supaya tetap kuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s