Siapapun orangnya yang terdeteksi kanker pastinya mengalami yang namanya down, shock,
malah bisa bisa stress berat yang bisa berubah menjadi depresi.
Dan, si kanker bakal seneng banget nih dengan keadaan psikis pasien yang kayak gini.
Walaupun mungkin dalam kesehariannya orang tersebut adalah orang yang sangat periang dan bijak.

Pak dokter bilang ini adalah hal yang wajar dan sangat manusiawi.
Sekarang siapa sih yang begitu di deteksi kanker,
langsung bereaksi : ” Yess ! i have cancer .. “ dengan nada dan gaya yang sumringah ????
Kalau memang ada, perlu dicurigai bahwa ada yang gak bener nih dengan orang tersebut ….hehehee….

Aku juga sama kayak gitu reaksi pertama kali di deteksi kanker.
Langsung bersikap denial dan masih aja gak percaya, malah curiga jangan jangan salah diagnosis ini …hahahaaa….
Dan, saat saat seperti inilah, penyintas kanker sungguh sangat memerlukan dukungan moral yang luar biasa dari orang orang terdekat.
Aku sendiri, bilang kalau aku gak mau dianggap aku sakit parah atau dikasihani,
karena malah akan berakibat semangatku malah turun terjun bebas gitu,  ( padahal reaksi kayak gini juga menurut pak dokter kind of denial juga …..heheheee…. )

Untungnya lagi, aku punya keyakinan segala yang aku alami ini pasti  yang terbaik dari Allah swt,
dan pasti ada rahasia terindah yang aku dan anak anakku gak tau dibalik kankerku ini.
Jadi, aku gak sempat berfikir bahwa cancer means the end of my life atau  this is the end of the world.
No…No big no ……..

Walaupun aku harus  sampai terbentur bentur, terseok seok dan ter engah engah menghadapi semuanya ini,
aku masih mampu bertahan.
Semuanya bukan hanya masalah keyakinanku saja, utamanya anak anakku menularkan kekuatan luar biasa mereka padaku,
aku sangat beruntung memiliki mereka untuk menjalani detik demi detik dari kebersamaanku dengan si kanker busuk ini.
Merekalah orang pertama yang mengatakan padaku : ” Mom, please stay alive and we know you will…….”

Efek dari kata kata itu, sungguh luar biasa aku rasakan.
It’s just like a magic words comes from heaven to suit me and give me strength to fight my cancer.

Alhamdulillah, Ya Rabb….
Nikmat apa lagi yang kudustakan?
Segalanya yang telah KAU berikan, kami rasakan sebagai nikmat semata…..
Maha Besar Allah dengan segala nikmatNYA.

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

3 responses »

  1. kakaakin says:

    Tahapan denial memang selalu dilewati orang2 yang mengalami kedukaan. Semoga tak berlama-lama berada di tahap denial ya, Bunda. Semoga segera tiba ke tahap acceptance. 🙂


    insyaallah, semoga dalam menjalani tahapan acceptance ini bunda mudah menjalaninya,Kak
    walau babak belur dan penuh kelelahan
    salam

  2. chocoVanilla says:

    Selalu salut dengan semangat dan optimisme Bundoo. Anak-anak selalu menjadi penyemangat seorang Ibu, ya Bun 🙂

    Salam sayang selaluu….

    salut juga dengan dirimu, Mbak Choco
    yang selalu menjadi ibu hebat bagi si ganteng dan si cantik 🙂
    salam hangat dan titip sayang utk permata hatimu ya Mbak 🙂
    salam

  3. applausr says:

    Iya dukungan keluarga dan kalimat kalimat dukungan seperti itu bisa menguatkan… Ayo Bunda juga harus terus semangat… saya percaya suatu hari semoga masalah bisa dilalui dengan baik… salam.

    benar sekali, Rom
    dan, bunda bahagia bersahabat denganmu, yang gak pernah bosan datang kesini utk selalu mensupport bunda
    terimakasih banyak ya Rom 🙂
    semoga kita semua selalu diberikan rejeki kesehatan olehNYA, aamiin
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s