accupuncture

Kemarin ada email dari pengunjung blog, bertanya tentang pengobatan alternatif.
Pengetahuanku tentang pengobatan alternatif ya sebatas dari apa yang kualami, kudengar dan kubaca.
Banyaaaaaakkk sekali informasi mengenai pengobatan alternatif yang katanya bisa menyembuhkan kanker.

Itu kan katanya…. Kenyataannya bagaimana?
Yang bisa mengatakan manjur atau tidak adalah pasien itu sendiri, bukan penjual jasanya.
Iya nggak?

Bulan juli 2012 aku ikut acara temu pasien kanker dan paramedis yang biasa dilakukan bersama support group yang aku ikuti, dan mendengar pengalaman seorang ibu mengenai pengobatan tradisional.
Ibu Fulan  bercerita tentang saudaranya yang mencari pengobatan alternatif untuk mengobati kanker yang dideritanya.

Tidak dijelaskan secara rinci bagaimana sistem pengobatannya.
Setelah datang beberapa kali dengan menghabiskan biaya yang cukup banyak, kondisinya melemah.
Dan alangkah kagetnya si Ibu Fulan melihat ada gambar saudaranya ditempel di tempat praktek pengobatan tersebut dengan tulisan SEMBUH TOTAL.
Tak lama setelah itu, saudaranya meninggal.

Ada seorang teman yang istrinya menderita kanker payudara dan sembuh setelah menjalani pengobatan alternatif di Jateng.
Teman yang lain bernasib buruk.
Istrinya tak kunjung sembuh meskipun ia berobat di tempat yang sama.
Ia kemudian ke dokter, tapi tak tertolong.
Salah satu dokterku juga cerita, tantenya meninggal karena kanker.
Tantenya itu nggak mau ke dokter beneran, dia memilih pengobatan alternatif dengan lintah.

Sekitar minggu ke tiga bulan September 2012  tangan kananku kesemutan dan sakit,
bahkan susah mengangkat air minum botol Aq*a yang 1,5 literan itu.
Dokter khawatir, jangan2 ini diakibatkan oleh kanker yang menyerang tulang belakang bagian atas (dekat leher).
Untunglah pemeriksaan MRI menunjukkan tak ada penyebaran baru di bagian itu.

Aku sempat ke dokter yang juga ahli tusuk jarum untuk berobat.
Setelah ditusuk sekali, rasanya membaik.
Hebat ya.
Tapi kemudian agak sakit lagi.
Dokter itu bilang, proses penyembuhan agak lama karena dia hanya bisa mengobati melalui tusukan di tangan kanan serta kaki kanan.
Tangan kiri tidak boleh ditusuk karena kanker sudah menyebar dibagian kiri.
Aku sempat datang beberapa kali, lalu berhenti karena tidak telaten.

Aku percaya dengan obat tradisional dan pengobatan alternatif yang baik.
Tapi aku nggak mau ambil resiko.
Aku masih banyak bergantung pada obat modern, terutama untuk anti mual, anti sakit, obat tidur, obat sakit kepala, obat penguat tulang dan berbagai macam vitamin, aku pun mengonsumsi obat herbal khusus anti kanker.
Sebelumnya aku pernah minum obat merah dan teh sarang semut dari Papua yang katanya juga anti-kanker, tapi aku stop karena nggak telaten.

Aku jelas nggak anti pengobatan alternatif.
Tapi kalau memang ada yang ingin mencoba pengobatan alternatif, haruslah hati-hati.
Cari rekomendasi dari orang yang memang pernah sembuh setelah berobat, bukan rekomendasi dari pemberi jasa atau berdasarkan “katanya..”.
Lagi pula pasti reaksi yang dirasakan akan berbeda untuk tiap orang ketika berobat.
Bisa saja yang satu sukses dan akhirnya sembuh, namun yang lainnya kurang beruntung.
Yang terpenting lagi, harus yakin serta telaten.

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

3 responses »

  1. applausr says:

    memang sih pro kontra buat pengobatan alternative ini… kalau di china di pakai dua duanya sebagai pengobatan yang terintergrasi…

    ya bener ,Rom
    perpaduan pengobatan kanker antara herbal dan medis di China, banyak yang berhasil ya
    salam

  2. narno3 says:

    yang dilakukan bunda sudah maksimal selain alternatif juga pengobatan modern, Allah sayang sama bunda, Insya Allah dengan keyakinan dan ketelatenlah yang bisa membatu menyembuhkannya bunda

    insyaAllah, mudah2an Allah swt memberikan yg terbaik utk bunda ,Narno
    bunda akan tetap terus ikhtiar , doa dan tawakal 🙂
    terimakasih banyak utk atensi, support dan doanya 🙂
    semoga Narno selalu sehat ya ,aamiin
    salam

  3. hilsya says:

    iya Bunda, rasanya herbal atau alternatif bisa bekerja jika masih dalam stage awal
    tapi tentu saja tetap dalam pengawasan dokter jauh lebih baik

    jadi inget tangan kanan yg sering kebas nih, belum dicek juga..

    salam sayang
    love you


    untungnya di jakarta sudah ada beberapa dokter yang meresepkan pengobatan herbal ini, Hilsya 🙂

    duh, hayuk atuh buruan di cek geulis ….
    mudah2an sih gak ada apa2 yaaaa………..aaamiin
    love u too n always
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s