Jalan-jalan ke shopping mall memang enak.
Di sana kita bisa bersantai.
Tak harus belanja barang-barang bermerek yang harganya kurang terjangkau,
tapi boleh sekedar duduk-duduk di café menyantap makanan lezat (tapi kebanyakan kurang sehat)
dan minum kopi atau jus (kalau mau sehat).
Atau cuci mata melirik gaya anak-anak muda berparas menawan dengan dandanan yang trendy.

Orang lebih suka ke mal daripada ke taman.
Kayaknya sih nggak ada taman yang menarik, nyaman dan aman untuk dikunjungi.
Taman Monas? Hmm.. Rasanya kok nggak kepingin ke sana biarpun sudah ada kiriman rusa tutul yang diimpor dari Istana Bogor.
Taman Suropati? Tempatnya memang teduh, aman, karena dekat rumah dinas Gubernur DKI,  tapi nggak bisa cuci mata ya?
Taman Lawang? Hehehe.. Itu sih lain lagi… tempat para waria beroperasi di malam hari.

Intronya kepanjangan nih.
Sebenarnya mau nulis tentang apa siiiihh……. ???
Singkat cerita, beberapa waktu yang lalu aku ke Pondok Indah Mall di Jakarta Selatan.
Tujuan utamanya: ke Toko Buku Gramedia.
Ternyata nggak mudah mencari buku tentang kanker tulang rawan (Chondrosarcoma), khususnya karya penulis lokal.
Hanya ada satu buku, itupun jurnal ilmiah terbitan universitas.
Selain itu ada juga buku yang membahas kanker secara umum, ditulis oleh seorang dokter.

Kalau di luar negeri sih memang banyak sekali buku tentang berbagai jenis kanker, termasuk si Chondrosarcoma ini.
Tapi kenapa ya sulit mendapatkannya di sini……….. ???
Penasaran, aku klik http://www.gramedia.com untuk mencari buku tentang kanker.
Muncul dua buku: “Hidangan Sehat Untuk Mencegah Kanker” yang ditulis oleh ahli gizi Tuti Soenardi,
dan “Dokter, Tolong.. Saya Kena Kanker”, karya Dr. Ang Peng Tiam, dokter dari Mt. Elizabeth Hospital di Singapura, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Karena gramedia.com hanya menyediakan buku terbitan Gramedia, aku coba klik inibuku.com.
Hanya muncul tiga buku: “Zikir Menyembuhkan Kankerku”, oleh Prof. Dr. Amin Syukur MA.,
Dokter, Tolong…Saya Kena Kanker” dan “Mengenal Seluk-beluk Kanker”, karya dr Rama Dianandra (sama seperti yang tersedia di TB Gramedia PIM).
Artinya , tidak ada satupun buku yang berhasil kutemukan yang khusus membahas tentang Chondrosarcoma yang aku derita saat ini.

Sebetulnya aku punya niatan ingin menulis buku.
Belum kesampaian, tapi paling tidak sudah mulai dirintis melalui blog ini.
Intinya sih aku mau bilang kalau kena kanker bukan berarti akhir dari segalanya.
Eh, tapi kalo bikin buku, nggak bisa dong pakai gambar lucu-lucu yang selama ini dicomot dari rumah si Oom (Google).
(Aduh, ampun, ngaku salah… hiks hiks… )
Eh kayak beneran aja mau bikin buku.
Emangnya gampang…? Belum lagi risetnya..! heheheee……..

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

9 responses »

  1. Agen Sbobet says:

    Bikin saja bu, saya dukung deh. Apalagi buku tentang kanker.

  2. applausr says:

    kalau mau pesan buku seperti itu bisa kok melalui toko buku international di Jakarta.. coba saja bunda pesan.. wah kalau bunda mau nulis buku lebih keren lagi. Semoga suatu hari bisa terwujud ya…

  3. mama hilsya says:

    aku bantuin kirim jurnal bunda.. 🙂
    *liatnya juga nyerah..hihi*

    yang seperti ini malah lebih mengena, bun.. lebih enak dibacanya…

  4. kakaakin says:

    Saya malah belum pernah baca tentang kanker tulang rawan ini, Bunda.
    Semoga bukunya bisa segera kelar ya, Bund 🙂

  5. Pakde Cholik says:

    Mendukung LJ, tulis pengalaman sehari-hari saja, prosesnya,upaya yang telah dan sedang dilakukan serta saran mbak Lily gitu saja. Itu lebih tepat sasaran.
    Kalau tulisan ilmiah tentu sudah ada pakarnya. jangan ambil jatah para pakar donk ach.

    Salam sayang selalu

  6. Ass…….

    Apa kabar Bun ? Senang melihat semangat Bunda dalam mengisi dan selalu memberikan tulisan dengan karya-karya yang dapat menularkan semangat, tentunya hal ini tidak terlepas dari dukungan keluarga terdekat. Se,oga bunda tetap dalam keadaan sehat wal afiat dan terus dapat berkarya.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  7. LJ says:

    Mam, tulis buku tentang pengalaman mamih sehari-hari sejak mulai mengenal chondrosarcoma.. gak usah yang ilmiah.. tentang jatuh bangunnya mamih secara psikologis.. bagaimana mamih menjaga kebugaran fisik dalam kondisi seperti ini, itu perlu untuk dukungan bagi teman2 yang lain.

    ocey Maammm… #lope2

    • Evi says:

      Setuju sangat dengan si Amay Bun, nulis buku tentang pengalaman Bunda saja..Semisal betapa sulitnya dapat buku yang dimaui seperti ini di Indonesia..Pengalaman Bunda dan bagaimana Bunda sehari-hari hidup bersama Kanker pasti banyak manfaatnya bagi orang lain 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s