Aku adalah orang yang sangat mandiri.
Segala sesuatu sedapat mungkin kulakukan sendiri.
Jangan sampai merepotkan orang lain.

Tapi itu dulu……….. Ketika aku masih sehat dan kuat.

Keadaan berubah 180 derajad di bulan April 2012.
Tumor ganas atau kanker yang kuderita makin merajalela, menyerang hampir semua anggota tubuhku bagian kiri,
hanya dalam waktu relatif cepat, kira2 3 bulan setelah aku dideteksi terkena Chondrosarcoma (kanker tulang rawan).
Kankerku mencapai stadium lanjut 3B………

Padahal, diawal periksa duluuu…………..dokterku sempat bilang bahwa si Chondrosarcoma ini termasuk kanker yang lamban perkembangannya……
Tapi……ternyata si kanker busuk ini, berkembang biak dengan bebas merdeka dan leluasa…..
yah, sudahlah…………..mau apa lagi?
ya, diterima saja keadaanku yang sekarang begini…….

Mulai dari pergelangan tangan kiri, siku, bahu, tulang belakang, tulang panggul, lutut kiri, hingga ke bagian leherku juga.
Pokoknya gak ada bagian kiri tubuhku yang gak dikuasai oleh si kanker busuk ini.
Nah, dibagian kiri kepalaku ini juga kena sehingga syarafnya terganggu.
Yang membuat aku sering sekali mengalami black out alias pingsan mendadak dan jatuh begitu saja dengan tiba tiba.
Keadaan seperti ini gak kenal tempat dan waktu…….

Sekarang aku menjadi sangat tidak mandiri.
Hampir segala sesuatu tergantung pada orang lain.
Jadi, sering ada kekhawatiran juga bagiku dan anak anakku.
Mereka otomatis gak berani meninggalkan aku seorang diri dirumah,
juga gak memperbolehkan aku untuk pergi sendirian kemanapun…

Hedeh…hedeh…ini khan jadi sangat merepotkan.

Keadaan ini masih berlangsung hingga sekarang.
Bulan pertama berlalu relatif dengan sehari bisa lebih dari 10x aku mengalami black out ini.
Memang lama kelamaan berkurang frekwensinya…
namun, belum hilang sama sekali…….

Sekarang ini saat sholat, si black out sering datang
makanya aku selalu sholat diatas ranjang dengan posisi duduk,
memang posisi duduk ini sudah cukup lama juga berlangsung.
karena memang kakiku gak mampu untuk melakukan gerakan2 sholat yang semestinya dilakukan dengan berdiri, ruku’ dan sujud……………
tekukan pada kakiku lah yang jadi penyebabnya, tekukan itu akan terasa sungguh sangat sakiiiit sekali……..
makanya kalau berjalanpun aku jadi agak pincang bahkan terkesan seperti terseok begitu.
Namun, ini ada jalan keluarnya , aku bisa menggunakan tongkat saat berjalan.

Jadi, setiap kali aku sholat, salah satu anakku pasti akan menjagaku dan menungguiku hingga selesai sholat.
Karena pada saat aku pingsan mendadak ini, mereka langsung akan berusaha membangunkanku dan meletakkan badanku pada posisi sebaik mungkin, agar leherku tidak tertekuk, karena bisa menyebabkan tersumbatnya jalan nafas.

Tapi kan gak mungkin juga anak2ku terus menerus menunggui dan menjagaiku seperti itu.
Salah satu anakku harus ke kantor, dan si bungsu pun tak tinggal bersamaku karena harus kost di dekat kampusnya,
hanya ada dirumah pada saat weekend saja.
Akhirnya tugas menjagaiku ini dilimpahkan pada si mbak….

Kapan itu, si mbak harus pulang kampung dan gak kembali lagi, karena orang tuanya meninggal dunia
dan, si mbak adalah satu2nya pewaris yang mau gak mau harus tinggal dikampungnya.

Lalu, bagaimana denganku??
Siapa yang akan menunggui dan menjagaku selama tidak ada seorangpun dirumah??

Dan, jalan keluar satu2nya adalah setiap hari kerja, ( daripada aku sendirian dirumah tanpa penjagaan sama sekali ),
maka aku harus berada dirumah ibuku, yang tentunya ada beberapa orang yang selalu stand by disana,
karena ibuku pun sejak sebelum Ramadhan mulai keluar masuk rumah sakit karena komplikasi berbagai penyakit tua…….
saat inipun tidak mungkin untuk ditinggal sendirian .

Jadi………aku dan ibuku di hari kerja, kami saling menjaga dengan ditemani oleh si mbak dan adiknya,
juga sopir yang  selalu siap sedia mengantarkan ke rumah sakit bila ada keadaan darurat yang terjadi padaku atau pada ibuku…
Keren khaaann…..??? hehehe……..
Para pesakitan saling menjaga …………….
Dan, hal ini kami rasakan benar benar indah………..heheheeee……….

Benar khan??……..masih banyak hal indah yang patut disyukuri dalam setiap warna kehidupan …..
Setuju sahabat??……………….. Setuju doooong…..

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

7 responses »

  1. Mechta says:

    Salut Bunda…masih selalu bisa menemukan hikmah dibalik musibah…
    Maaf Bunda, kalau boleh tahu…saat pertama kali periksa yg membuat kanker itu terdeteksi, gejala apa yg Bunda rasa?


    Alhamdulillah, semua kejadian selalu ada hikmahnya Mechta 🙂
    Nah, itulah Mechta , tidak ada gejala apapun sama sekali ,
    karena kebetulan menemani teman utk kontrol, lantas bunda ikut2an periksa …
    eh, hasilnya malah terdeteksi kanker tulang rawan sudah stadium dua,
    dan sekarang naik kelas jadi stadium tiga B (lanjut) 😦
    salam

  2. sunarno2010 says:

    doa kupanjatkan untuk yang terbaik bagi keduanya yang saling menjaga semoga Allah senantiasa melimpahkan ketabahan

  3. alaika says:

    Assalammualaikum bunda…

    semoga sedang tidur nyenyak saat aku memasuki rumahmu ini ya bund…
    eits… tenang bun, rumah bunda tetap akan serapi sebelum aku masuk kok, ga diubrak abrik, kan aku tau bunda sedang kurang sehat, dan aku kan sayang bunda…

    Tidur yang nyenyak ya bun… Semoga Allah tetap melindungi walau bunda diberiNya cobaan seberat ini. Salut dengan ketabahan dan ketegaran serta keceriaan bunda dalam menghadapi si kanker busuk itu…

    Subhanallah…. indah sekali kebersamaan bunda dan ibu… semoga Allah tetap mengalirkan kebahagiaan di hati bunda sekeluarga ya…. amin.

    you are really2 a great survivor bund! Nice dream ya bunda Lily sayang…

  4. haya says:

    Ah bunda, (boleh aku manggil begitu?) You are a great survivor. Setuju bangetlah dg cara Bunda bersyukur.

    Salam kenal 🙂

  5. Wong Cilik says:

    Semangatnya luar biasa Bunda …
    Salam

  6. monda says:

    saling menjaga…, ada hikmah indah untuk setiap kejadian ya mam…, makin mempererat hubungan ibu anak ya mam…
    peluk lagi buat mamih…

  7. Evi says:

    Hehehe..Bunda, alhamdulillah punya tempat berbagi dalam menghadapi cobaan ini ya..Bersama Bunda tersayang, kemana lagi tempat yang paling indah kalau tidak di dekatnya Bun..Salam untuk ibunya Bunda dan peluk sayang untuk Bunda 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s