Apakah aku sudah sembuh?
Tidak.
Atau tepatnya, belum…
Setelah terdeteksi kanker, aku mulai menjalani beberapa terapi,
mulai dari suntikan adryamicine plus morfin, juga berbagai macam infus,
cek darah, utamanya fungsi ginjal,
minum obat obatan herbal, minum pain killer, beberapa macam vitamin, ada yang disuntikkan, ada juga yang diminum dll dll………
Mula2 setiap bulan, lalu 3 bulan, lalu 6 bulan, lalu 1 tahun sekali.
( percaya deh, ini skejul bener bener gak ada yang enak satupun……..hiks).

“Kalau selama 5 tahun hasilnya negatif, maka baru boleh dibilang sudah sembuh,” begitu yang aku dengar.
Belakangan, aku mendengar bahwa yang paling aman adalah 10 tahun.
Pasien dapat dinyatakan sembuh kalau sudah bebas kanker selama 10 tahun.
(sampai gak ya aku menuju 10 tahun itu….??? )

Nah, kurun waktu selama 5 atau 10 tahun itu sebetulnya merupakan masa yang sangat menentukan.
Usahakan jangan sampai kambuh karena kalau itu terjadi, maka penanganannya akan jauh lebih sulit.

Bagaimana cara mencegah agar tidak kambuh?

# Disiplin minum obat seperti yang dianjurkan dokter.
# Banyak makan sayur dan buah.
# Hindari makanan yang kurang sehat.
# Lakukan olah raga yang sesuai.
# Dan jangan lupa berdoa.

Gampang khaaann……???

Memang…………….. teori itu selalu lebih mudah dari praktiknya.
( talking more easier than doing, ya gak siiih….???)

Contohnya, ya aku ini…
Pertama terdeteksi stadium dua, eh…….ndilalah, sikanker busuk ini kok malah malang melintang sak enake dewek,
hingga langsung meluncur ke stadium 3B…….. ( jangan jangan pake tenaga super sonic nih dia……..)
Kali ini dia menyerang hampir semua bagian kiri tubuhku.
Dalam istilah kedokteran disebut metastasis. Karena itu, maka aku naik kelas.
Dulu stadium dua, sekarang sudah stadium 3B.

Mula2 dokter memberiku aromasin, pil yang harus diminum tiap hari untuk menghambat penyebaran sel-sel kanker.
Kemudian tiap bulan aku diinfus zometa untuk menguatkan tulang, lalu disuntik zoladex untuk menghambat produksi hormon estrogen yang dapat memicu penyebaran sel kanker.

Untuk bone scan, gak terlalu masalah, meskipun semua proses makan waktu lebih dari 3 jam.
Yang bikin stres adalah CT scan.
Bukan soal puasanya….
Karena yang akan diperiksa adalah perut, dan perlu “kontras” agar hasilnya dapat dibaca dengan baik, maka suster memberiku obat yang dimasukkan melalui dubur.
Rasanya aduuuuuuh……… sangat tidak nyaman.
Untungnya, petugas di ruang CT scan cekatan dan baik, nggak judes……….

Ketika pak dokter datang, aku bertanya mengenai hasil CT scan.
Menurut pak dokter, hasilnya bagus.

Hasil CT scan memang bagus.
Hasil tes darah, termasuk tumor marker, juga bagus.
Semuanya normal, kecuali Hb yang agak rendah sedikit.
Hasil bone scan juga bagus karena terjadi penurunan aktivitas dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.
Tetapi kanker itu masih ada di sana.
( kayaknya tipe setia nih….hehehee….)

“You are doing well,” kata pak dokter.
Tapi gimana ya dok… kenapa kanker itu masih saja bercokol di tubuhku?
“Ini kan stadium lanjut. Tapi sudah bagus, ada kemajuan.
Dan yang penting adalah tidak ada penyebaran ke organ tubuh yang lain,” kata pak dokter.

“Gimana dok caranya supaya kankernya bisa dibasmi sampai tuntas tas tas tas……..?”
“Berdoa ya,” katanya.
Iya dok… Memang doa itu penting.
Terus, selain itu apa?
“Mungkin perlu radiasi. Tapi nggak sekarang.,” kata pak dokter.

Sementara itu, pak dokter menyuruhku melanjutkan suntik bulanan zoladex, infus zometa dan minum obat anastrazole (arimidex).

Semoga aku mampu memupuk semangat untuk terus berobat, aamiin…..

 

 

 

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

7 responses »

  1. irmasenja says:

    Selamat sore bunda,…

    Menemukan linkmu di KEB, dan membaca catatan ini ternyata bunda seorg survivor atau penyintas 🙂

    Kanker apakah yg sdg bertamu di hidup bunda ? apa tidak menjalani operasi pengangkatan sprti proses perawatan kanker pd umumnya sebelum akhirnya di khemotheraphy dll ? atau jenis kanker bunda memang tdk bisa diangkat ?

    Mohon maaf bunda kalau terdengar kepo ya *_*, tp saya jg seorang penyintas…Sudah 10 tahun sejak saya di vonis kanker ganas pada usus besar/ kolon dgn stadium memasuki 3. Dan kurun waktu itu jelas bkn perjalanan yang mudah , krn di thn ke 5 bahkan sempat terjd pertumbuhan kembali di kolon saya. Kini selain follow up Kolon terus menerus, saya jg sdg syg2nya sm liver krn ada tumor jinak jg disana 😉

    Dari tulisan2 bunda yg saya baca, meski ini kunjungan pertama…saya merasa bunda cukup tegar. menuliskannya dgn riang.
    Tentu krn kanker memang hrs diterima ya bunda, diajak hidup berdampingan sambil terus berjuang menghancurkannya.

    Semoga bunda tetap terjaga semangatnya,…tidak ada yg tidak mungkin, stadium 3B sekalipun Jika Tuhan berkehendak maka…hilang tanpa jejak 🙂
    Mengakui kita seorg penyintas kanker adalah keberanian, dan dgn jelas bunda menuliskannya disini 🙂

    salam kenal bunda, ini alamat rmh virtual saya http://www.irmasenja.com kalau wordpress sbnrnya dulu untuk back up saja ^^

  2. Orin says:

    Aamiin…tetap semangat ya Buuuun, Orin ikut mendoakan dari sini^^

  3. nh18 says:

    Semangat Bundaaaa …
    Manusia wajib berikhtiar … !!!

    Salam saya Bunda Ly

  4. mama hilsya says:

    amiiiin…

    salam sayang selalu buat Bunda
    tetap semangat
    dan terimakasih sudah berbagi cerita

  5. applausr says:

    waduh banyak juga yang harus dikerjakan ya…. percaya saja dan tetap kuat ya Bunda… pasti semua akan baik baik saja…. senang membaca tulisan yang ini… thanks

  6. monda says:

    ya…, mamih kan biasa disiplin dari dulu ….sejak jaman masih kerja .
    bisaaa mam…. semangat

    insyaAllah BunMon….
    semoga mamih bisa terus semangat dan disiplin ,
    walaupun kocar kacir dan babak belur 🙂
    makasih banyak ya BunMon utk selalu mensupport dan mendoakan mamih
    (peluuuk sayang….)
    semoga BunMon, Kakak, Adek dan Om Abang selalu sehat ,aamiin
    salam

  7. LJ says:

    telaten melakukan instruksi dokter, mamih bisa..
    bahkan menurut aku mamih lebih telaten dari dokter manapun.
    aku ud menyaksikan sendiri.. kedisiplinan mamih patut diacungi jempol.
    semangat ya mam..!

    yah Mak, kadang2 ada juga dateng rasa bosan dan capek,
    nah, memerangi rasa kayak gini inih Mak, yang juga bikin lelah 😦
    terimakasih banyak ya Makku sayang utk selalu mendoakan mamih …. 🙂
    eMak juga selalu sehat ya Mak….
    ( peluuuk rindu…)
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s