Hari kamis ini aku cuma baring baring saja tidak melakukan kegiatan apapun.
My body is not delicious.
Lagi kurang enak badan.

Sehari sebelumnya, di pagi hari aku muntah-muntah.
Dan itu terulang kembali siang harinya, setelah makan menu wajib, jagung rebus dan brokoli.
Rasanya mual, lemas dan sedikit pusing.

Ini gara-gara kecapaian dan telat makan.
Kejadiannya berawal pada hari Selasa.
Sekitar jam 7:30 aku sudah berangkat dari rumah karena ada janji dengan bagian radiologi RSCM.

“Jam praktiknya  dari jam 10 sampai jam 12. Dokternya datang jam 10, ya,” kata petugas ketika aku menelepon untuk bertemu dengan pak dokter.
“Biaya konsultasinya berapa, mbak?”
“Untuk VIP Rp 400.000, kalau layanan utama Rp 165.000.”
Aku memilih yang biayanya tidak terlalu mahal.

Di bagian radiologi RSCM (yang ada TV-nya tapi.. mana ya radionya?) tersedia tiga jenis layanan.
Selain kedua layanan yang disebutkan di atas, ada juga layanan umum yang pasiennya antara lain adalah peserta Askes (Asuransi Kesehatan) dan Gakin (asuransi untuk keluarGA misKIN).
Kebetulan konsultasi yang aku tanyakan hanya tersedia di bagian layanan utama dan VIP.

Layanan VIP atau yang disebut layanan karpet merah alias red carpet service mulai diberikan sejak beberapa tahun yang lalu untuk pasien yang bersedia membayar lebih untuk layanan berteknologi canggih dengan kenyamanan ekstra.

Sebelum jam 10 aku sudah sampai di RSCM.
Ditempat pasien VIP,disediakan kopi, teh, makanan kecil seperti risoles.
Pasien bisa mengambil sendiri sesukanya.
Iseng-iseng aku numpang lewat ruang VIP.
Memang di sana terasa lebih nyaman, AC-nya dingin dan terdapat sofa-sofa empuk.
Aku lihat ada potongan jagung rebus di samping minuman hangat yang disediakan untuk pasien.

Di bagian layanan umum, ruang tunggunya tidak terlalu besar sedangkan pasiennya cukup banyak.
Ruang tunggu layanan utama juga biasa-biasa saja.
Hanya ada satu sofa.
Selebihnya bangku-bangku kayu dan kursi-kursi yang keras.
Untungnya, dalam waktu yang tidak terlalu lama, namaku dipanggil suster.

“Cepet juga ya” kataku dengan gembira.

Tepat pukul 12 siang , terdengar pengumuman bahwa tersedia makan siang bagi para pasien yang kurang mampu.
Memang sebelumnya, aku mendengar dari pak dokter bahwa dokter kenalannya yang juga bertugas di bagian radiologi dan rekan-rekannya berinisiatif membelikan nasi bungkus bagi pasien yang kurang mampu.
Mereka merasa kasihan karena banyak pasien yang datang dari jauh dan harus menunggu berjam-jam sebelum mendapatkan giliran radiasi.

Sementara itu… aku menunggu dan menunggu… sambil terkantuk-kantuk.
Perut terasa lapar.
Aku membawa roti, tapi sayang sekali tertinggal di bus .
Ah, untung ada satu buah pisang dalam tas! Lumayan…

Bu dokter menyarankan agar aku memakai korset sampai 2 bulan setelah radiasi selesa,
untuk menyangga tulang belakangku yang terkena kanker.
“Seharusnya begitu diketahui ada metastasis ke tulang, langsung radiasi.
Tidak ada yang memberitahukan hal itu ya?” katanya.
Kanker diketahui menyebar ke tulang pada bulan April 2012, tapi saran untuk melakukan radioterapi memang baru diberikan awal September karena dada kiriku terasa sakit sekali.

Meskipun namanya radioterapi, sama sekali tidak disebutkan apakah perlu mendengarkan siaran radio selama terapi hehehee…..
Sebetulnya hari itu juga dapat dilakukan penandaan bagian-bagian yang akan disinar,diikuti dengan radiasi pertama.
Tapi aku belum siap.
Selain itu rasanya lelah sekali..
Sebelum meninggalkan RSCM pada jam 14:30, dengan langkah gontai aku menuju ke kasir untuk menanyakan biaya radioterapi.

Hitung punya hitung, total biaya mencapai Rp 20.944.000. –
Mahal ya? Biaya pengobatan memang mahal.
Apalagi mengingat bahwa itu adalah tarif layanan utama.
Coba kalau dibelikan beras, dapat berapa karung?
Apalagi kalau dibelikan krupuk… Wah, bisa bertruk- truk.

(PS: Ketika aku tanyakan langsung ke RS Dharmais, ternyata biayanya kira2 juga sama).

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

4 responses »

  1. j4n says:

    Hello Lily! Sit in gardens, the aromas of the wind take wing.

  2. applausr says:

    sudah lama tidak berkunjung ke RSCM.. terakhir mengantarkan teman beli obat kemo disana, belum ada layanan VIP itu.. yang ada pemandangan yang memilukan hati dilorong lorong sepanjang rumah sakit…

    Semoga Bunda cepat pulih ya…

  3. chocoVanilla says:

    Bundooo, maaf ya aku baru berkunjung. Selamat tahun baruuu. Semoga hal-hal baik terjadi pada BundoLy di tahun ini.

    Semangat ya Bundoo, kegigihan dan ketabahan Bundoo pastiiii membuahkan hasil yang luar biasa. Doaku untuk Bundoo selalu 🙂

    Peluk hangattt….

  4. LJ says:

    untuk makan jagung rebus, mamih gak harus masuk ke ruangan VIP.. entar eMak rebusin, ambil dr kebun blkg, oceeyy..

    selalu semangat, mamih sayang..
    usaha mamih dlm berobat, sama nilainya spt pejuang di medan perang.
    i love u..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s