Perhatian, sekecil apa pun, sungguh merupakan hal yang menyejukkan.
Bagaikan setetes embun di gurun Sahara.
He..he..he.. sok puitis …. padahal, nyambung nggak, ya?

Yang jelas, siapa sih orang yang nggak suka diperhatiin?
Semua orang pasti senang kalo ada yg kasih perhatian, apa pun bentuknya.
Coba senyum sama tukang bakso yang lewat depan rumah.
Pasti si abang senang, meskipun kita nggak beli…
Atau tanyakan ke satpam yang baru menjadi bapak, gimana kabar anaknya.
Tentu dia senang sekali.

Nah, apalagi kalau yang dikasih perhatian itu orang yang lagi mengalami kesusahan, entah abis diomelin si bos karena kerjaan salah melulu, lagi dikejar kejar debt collector karena lama nunggak tagihan kartu kredit, lagi sakit gigi, sakit panu atau sakit lainnya, termasuk kanker.

Betul banget perhatian memang tak segera menyelesaikan masalah.
Kemarahan si bos gak akan otomatis berkurang, utang gak langsung terbayar dan penyakit tetap bercokol.
Tapi paling tidak perhatian itu bisa menumbuhkan semangat.
( terimakasih banyak ya sahabat2ku tersayang , yang gak bosan2 memberikan perhatian padaku…..mwuah mwuah………..)

Semangat merupakan hal yang sangat diperlukan bagi semua orang, terlebih lagi, penyintas kanker yang harus berjuang untuk terus dapat menikmati segarnya tiupan angin dan hangatnya sinar matahari pagi, untuk terus dapat beraktivitas dan produktif, untuk terus dapat tersenyum dan tertawa gembira.
Tanpa semangat, hidup akan suram dan hampa ( beneer khaaan………….??)

Semangat jugalah yang aku perlukan ketika kondisi kesehatan menurun.
Tak jelas apa sebabnya, beberapa hari belakangan ini badan terasa rapuh dan lemas.
Kadang-kadang rasanya kok seperti sudah usia 80an tahun meskipun belum ompong ( my body not delicious gitzzu deeeh……….hiks)

Sejak awal bulan Oktober ( setelah selesai terapi radiasi) aku berhenti senam karena kaki sakit, padahal olah raga itu perlu.
Bahkan wajib hukumnya jika kita ingin sehat.
Seharusnya aku bisa berolah raga sendiri sebisanya di rumah, tetapi malas….( penyakit kambuhan nih ……………..hiks)

Hari Senin  sebetulnya aku berniat ikut senam.
Bukan senam aerobik yang banyak jingkrak-jingkraknya itu melainkan senam ringan saja.
Tapi kenapa ya, bangun tidur badan rasanya tak ada tenaga.
Ya sudah, aku di rumah saja.

Tapi anehnya, di siang hari badan pegal setengah mati.
Dalam posisi duduk, bagian pinggang dan pinggul terasa sangat tidak nyaman.
Karena itu,  aku bolak balik jalan jalan didalam rumah, dari depan kebelakang,  sekedar untuk menggerakkan badan agar tak terlalu pegal.
Sejenak, rasa pegal agak berkurang.
Tak jelas apakah ini karena sugesti atau betul berkurang sakitnya.
Yang jelas, tak lama kemudian rasa pegal kembali menyerang.
Setelahnya, aku terpaksa minum painkiller sebelum tidur.

Tadi pagi badan masih sedikit kurang enak.
Setelah sarapan, aku putuskan untuk minum obat lagi sebagai pencegahan rasa sakit.
Sekarang sudah malam dan badanku terasa cukup enak.
Tidak sakit, tidak pegal.
Eh, agak pegal di pinggang, tapi hanya sedikiiiit………………..

 

Mudah-mudahan besok pagi dan seterusnya aku bisa terbebas dari rasa sakit,  dan yang tak kalah pentingnya adalah bebas dari pil penghilang rasa sakit ( mau bangettt…………)
Semoga saja harapan itu segera menjadi kenyaataan dengan dukungan doa, kegiatan olahraga yang rutin, terapi  yang tengah aku jalani dan obat yang tepat sesuai saran dokter.
Dan … tentunya juga semangat yang tak boleh pudar serta pikiran yang positif dan jauh dari stres.

Semoga saja semangatku bagaikan dian yang tak kunjung padam……………..(ciye…ciye……..hehehe…….) 

Salam

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

9 responses »

  1. dengan baca blog Bunda aja, semangat sy suka bertambah. Saling menyemangati, ya, Bun 🙂

  2. wulan says:

    Bun, semangatnya gak usah banyak2 atau gede2 seujung kuku aja… selalu numbuh tiap detik, menit, hari, minggu, bulan, tahun, sekalipun dipotong karena mau diperiksa kuku sama bu guru setiap senin, tetep numbuh dan.numbuh teruuusssss….ingat seujung kuku ya bun…..hehehe….

  3. haya says:

    Karena kita senang diberi perhatian kita juga harus senang memberi perhatian kepada orang lain ya Bunda. Amin untuk semoga doanya, semangat.

  4. amin…ya Rabb kabulkankan doa bunda Lyly….

    pa kabar bun? lama bangeet ga kemari. Kangeeenn…

  5. monda says:

    gerak2 dikit2 bisa bikin segar lagi ..
    terapi jusnya masih mam..?

  6. bundaMaRish says:

    tetap sehat tetap semangat Bundaaaaa… 🙂

  7. LJ says:

    gerak badan, jalan keliling rumah juga bagus mam.. klo eMak memang jarang ikut senam, andelannya cuman jalan kaki.

    mamih pasti segera segar lagi tanpa minum obat..!

  8. kakaakin says:

    Semangat pagi, Bunda. Semoga si analgesik itu bisa sgera menjauh 🙂

  9. rusydi hikmawan says:

    aamiin semoga sehat selalu ya, mba. anak saya juga sering minta diperhatiin. malah seneng ngeliat dia bermanja2 gitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s