courtesy of colorbox.com

Pengobatan apapun pasti ada efek sampingnya, begitu juga dengan pengobatan si kanker busuk ini.

Hal hal dibawah ini adalah apa yang aku alami setelah mendapatkan terapi radiasi.
Sekalian juga aku tuliskan apa aja yang kulakukan untuk meminimalisir rasa yang gak oke dan gak nyaman gitu, setelah menjalani terapi tersebut…

Biasanya ada rasa tidak nyaman dan lumayan parah.
Bisa berlangsung beberapa hari, atau bahkan beberapa minggu setelah terapi      ( aku biasanya sih terus tepaaarr………….par par….hiks)
Dan, menghilang perlahan setelah selesai terapi.
Tapi…….ada juga efek samping yang timbul setelah beberapa bulan atau tahun, yang kayak gini sifatnya kronik/permanen…….

Beda dengan kemoterapi yang efeknya mengenai seluruh tubuh, khususnya sel-sel yang membelah dengan cepat, dan relatif sama dari satu orang ke orang lain, efek samping radioterapi berbeda-beda,  tergantung pada stamina dan metabolisme masing masing penyintas.

Yang paling umum adalah rasa lemah tak bertenaga, yang biasanya muncul beberapa minggu setelah radioterapi dimulai ( ini nih yang aku suka sebut “my body not delicious”….apaaaan coba?? hehehehehe.)
Penyebabnya juga macam macam…
Bisa karena kurang darah, stres, kurang tidur, nyeri, kurang nafsu makan, atau capek karena setiap hari harus ke rumah sakit.
Juga, selama radiasi tubuh membutuhkan banyak energi untuk memulihkan sel-sel sehat yang rusak.
Setelah terapi dihentikan, efek ini lambat laun menghilang.

Terapi radiasi dapat menyebabkan perut mulas, mual, maupun diare.
Jangan minum obat apa pun kecuali dokter yang memberikan.
Untuk menghindari mual, makan dengan jarak waktu 1-2 jam sebelum atau setelah radiasi.
Tetapi bisa juga rasa mulas, mual, maupun diare itu hanya sekedar karena tegang menghadapi terapi itu.
Usahakan bersikap santai saja………
( sulit pastinya siiih…..tapi teuteup dunk harus usaha, ya gak?)

Pada minggu ketiga atau keempat sering muncul diare.
Pak dokter biasanya membekali aku obat dan memberikan diet khusus juga ( pastinya bukan diet OCD nya Deddy Corbuzier yang lagi ngetrend itu lho ya………hahahaha.. )

Beberapa hal berikut juga dapat membantu:
1. Kurangi makanan berserat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
Lebih baik diminum sarinya saja (dijus kemudian disaring), agar tidak kekurangan vitamin dan mineral.

2. Kurangi makanan yang menimbulkan gas, berlemak, atau terlalu berbumbu.

3. Makan sedikit tetapi sering.

4. Perbanyak mengkonsumsi cairan bening (air putih, teh, kaldu, kuah sup, sari buah, dsb…….dll…… dkk nya), hindari minuman yang mengandung caffeine.

5. Lanjutkan diet itu sampai dua minggu sesudah radioterapi selesai.
Kemudian secara bertahap makanlah diet yang wajar seperti semula.
Pengaturan diet merupakan hal yang sangat penting bagi para penyintas kanker.

6. Untuk menjaga kondisi tubuh dan menggantikan nutrisi yang hilang karena muntah atau diare, upayakan selalu makan makanan padat gizi.

Nah, begitulah ceritanya tentang efek dari radioterapi yang aku jalani dan efek sampingnya , serta caraku untuk setidaknya meminimalisir si efek sampingnya tadi….( doakan aku ya temans)

Semoga bermanfaat……..

Advertisements

About fadecancer

I'm cancer survivor

8 responses »

  1. Suse Herleni says:

    Ciri2 orang hebat; masih bisa tertawa dlam kondisi apa pun dan berusaha menghibur orang lain, bahkan orang sehat sekalipun. Betul gak Bun? *tips sok tau dari aku nih*…hugs

  2. Evi Bachtiar says:

    Salam kenal ya bunda….semoga bunda selalu semangat dan kuat dalam menjalani pengobatan.


    salam kenal juga ,Evi

    terimakasih banyak utk kunjungan, atensi dan doanya 🙂
    Semoga Evi juga selalu sehat dan sukses ya……

    Salam

  3. wulan says:

    Insya Allah…didoakan bun…..

    Alhamdulillah…terimakasih banyak Wulan sayang 🙂

    Salam

  4. semoga pengobatan ini sabar bunda jalani ya


    InsyaAllah, berkatg doa darimu Put, bunda janji akan kuat menjalaninya 🙂
    terimakasih banyak utk atensi dan doanya ya Put 🙂

    salam hangat utk keluarga, semoga selalu sehat .

    Slam

  5. kakaakin says:

    Kata tante saya, dulu saat beliau di-sinar, gak berasa, Bunda. Dulu beliau ca cerviks dan mesti ngangkang karena alatnya masuk. Mungkin karena beliau fokus disuruh petugasnya ngangkang maksimal, jadi gak berasa. Hehe…

    yah, benar sekali Kak…
    sewaktu disinar memang gak sakit.. 🙂
    namun….setelahnya , barulah kita merasakan efeknya yang tidak oke ituh. 😦

    salam

  6. Pakde Cholik says:

    Apapun langkahnya semoga membawa kebaikan ya mbak
    Teruskan dan menangkan pertempuran
    Salam sayang selalu

    Aamiin….
    terimakasih banyak Dheee..krn gak pernah bosan utk selalu “menemani” ku… 🙂
    salam hangat utk keluarga di Galaxi, semoga selalu sehat ..

    salam

  7. edi padmono says:

    Terimakasih bunda dah sharing artikelnya, mudah mudahan bunda diberi kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi ujian serta mudah mudahan Allah segera mengangkat penyakit bunda.

    Aamiin……
    sama2 , terimakasih banyak juga utk atensi dan doanya , Edi
    Semoga Edi juga selalu sehat dan sukses yaa.

    Salam

  8. Bunda Lily… mendoakan semoga bunda bisa melewati semuanya dengan kekuatan.

    Aamiin…..
    terimakasih banyak Niken utk doa, support dan atensinya 🙂
    salam hangat utk keluarga, semoga selalu sehat ..

    Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s